pada abad romantik yang Platonis, seni dianggap sebagai jalan katarsis, untuk membersihkan jiwa-jiwa manusia. Dan ada juga yang mengatakan bahwa, seni itu merupakan hidup. yaitu dengan memberikan sebuah pengalaman emosi atau pengalaman keindahan yang tidak kita peroleh sehari-hari. Seperti hal dalam penampilan teater oleh WS. Rendra atau Suyatna Anirun. Sering kita terpukau oleh adegan-adegan mereka dengan bentuk-bentuk bermakna itu. Gabungan dari beberapa adegan itu dapat membawa penonton kedalam suatu pengalaman emosi yang mungkin tidak kita memperolehnya setiap hari.
Dewasa ini persiapan sebuah pertunjukan lebih-lebih pertunjukan teater yang bersifat profesional dapat ditempuh dengan cara yang lebih praktis dan efesien. Di Indonesia pada umumnya, begitu banyak pertunjukan-pertunjukan atau pementasan teater yang diselenggarakan dari beberapa daerah yang merupakan langkah konkrit untuk mewujudkan hasil dari kreatifitas dalam mengeksplorasi alam ini lebih begitu indah. Namun seni juga tidak terlalu diidentik dengan keindahan, karena setiap keindahan belum tentu mengandung seni.
Kita sebagai insan teater sekaligus sebagai pejuang rakyat dan sebagai orator untuk menyampaikan dakwah islam haruslah benar-benar membudidayakan akan eksistensi Seni itu sendiri. Oleh karena itu, mari kita jadikan teater sebagai media dakwah kita. Sebab masa depan Indonesia berada di tangan kita masing-masing.Ketika kita mementaskan suatu pertunjukkan teater secara tidak langsung suatu pertunjukkan memiliki amanat tersendiri yang akan disampaikan kepada penonton
Dakwah adalah kegiatan yang bersifat menyeru, mengajak dan memanggil orang untuk beriman dan taat kepada Allah Subhaanahu wa ta'ala sesuai dengan garis aqidah, syari'at dan akhlak Islam. Kata dakwah merupakan masdar (kata benda) dari kata kerja da'a yad'u yang berarti panggilan, seruan atau ajakan. Kata dakwah sering dirangkaikan dengan kata "Ilmu" dan kata "Islam", sehingga menjadi "Ilmu dakwah" dan Ilmu Islam" atau ad-dakwah al-Islamiyah.
Dakwah masih dipahami secara sempit, hanya berkutat pada ceramah dan khutbah yang cenderung hanya mengedepankan retorika belaka. Kondisi ini mengakibatkan dakwah kurang mendapatkan apresiasi, baik dalam dataran praktis di lapangan maupun kajian teoritis di dunia akademik. Situasi ini merupakan cermin wajah dakwah yang belum berpijak di atas realitas sosial yang ada. Padahal dakwah dan realitas sosial memiliki hubungan interdependensi yang kuat, bahkan sangat terkait berkelindan.
Setiap proses dakwah, tentunya memiliki cara atau sistem khusus bagaimana sebuah dakwah bisa tersampaikan. Ada objek sasaran dakwah, ada pula subyek pendakwah. Akan tetapi, sebuah proses dakwah tentu saja tidak akan bisa melepaskan dari konteks kultur ruang lingkup yang dimilikinya. Lembaga apapun ketika memberikan sebuah dakwah, diasumsikan tidak bisa melepaskan diri dari konteks background dari mana dia berasal. Dakwah bisa dikembangkan khususnya di bidang seni dan budaya, tentunya memiliki andil besar di dalam melestarikan budaya dakwah di Indonesia. Setidaknya ada konsep, cara dan persepsi bagaimana mengkomunikasikan dakwahnya.
Setiap proses dakwah, tentunya memiliki cara atau sistem khusus bagaimana sebuah dakwah bisa tersampaikan. Ada objek sasaran dakwah, ada pula subyek pendakwah. Akan tetapi, sebuah proses dakwah tentu saja tidak akan bisa melepaskan dari konteks kultur ruang lingkup yang dimilikinya. Lembaga apapun ketika memberikan sebuah dakwah, diasumsikan tidak bisa melepaskan diri dari konteks background dari mana dia berasal. Dakwah bisa dikembangkan khususnya di bidang seni dan budaya, tentunya memiliki andil besar di dalam melestarikan budaya dakwah di Indonesia. Setidaknya ada konsep, cara dan persepsi bagaimana mengkomunikasikan dakwahnya.
Tidak hanya dengan mempertunjukkan teater dalam berdakwah, tetapi dapat juga berupa pentas musik puisi, pantomim dan beberapa kreatifitas lainnya. Kreatifitas budaya ini dapat dijadikan sebagai pengantar untuk menyampaikan dakwah. Melalui aktifitas seni, musik, teater, puisi dan pantomim sebagai media berdakwah kepada masyarakat, mengajak kepada masyarakat menuju hal yang baik di dalam melaksanakan aktifitas kehidupan dunia. Kehidupan dunia dalam hal ini bisa berbentuk sosial, ekonomi, politik, agama maupun budaya. Dakwah yang dilakukan seringkali merupakan bentuk dakwah yang mengedepankan nilainilai kultural dalam bingkai masyarakat yang plural. Semangat persatuan, menebar kasih sayang dan kedamaian, menjadi bagian dari uraian dakwah yang dikemas dengan balutan seni musik, puisi, pantomim dan bahkan teater yang terus berkembang.
oleh:
Farida Siti Nurjannah
1033203
Teater

988bet
BalasHapusPrediksi Skor Piala Dunia 2018 Perancis Vs Belgia 11 Juli 2018
Prediksi Skor Piala Dunia 2018 Perancis Vs Belgia 11 Juli 2018
Prediksi Skor Piala Dunia 2018 Perancis Vs Belgia 11 Juli 2018
Prediksi Skor Piala Dunia 2018 Perancis Vs Belgia 11 Juli 2018
Prediksi Skor Piala Dunia 2018 Perancis Vs Belgia 11 Juli 2018